Athour Daily

Athour Daily

Kamera terbaik anda adalah kamera yang paling anda kuasai bukan kamera yang paling mahal yang anda beli

Athour Daily

Athour Daily

Kesabaran dan ketekunan adalah kuncinya, dapatkan foto terbaik pada saat yang terbaik

Athour Daily

Athour Daily

Modal terbesar yang dimiliki seorang Fotografer adalah mata, hati dan pikirannya

Athour Daily

Athour Daily

untuk menjadi seorang fotografer hebat tidak cukup dengan membuat foto yang bagus tapi harus membuat foto yang monumental

Athour Daily

Athour Daily

Berhenti memotret adalah virus bagi fotografer, jangan biarkan dia terlalu lama dalam diri anda, karena ia akan menyebar dan menghabisi jiwa fotografi anda

Rabu, 27 Agustus 2014

Mantan ujung tombak tim nasional Jerman, Miroslav Klose, mengaku masa-masa bermain di bawah arahan Louis Van Gaal ialah masa tersulitnya sepanjang karier.


“Masa itu sangat sulit, khususnya ketika bekerja sama dengan Van Gaal. Saya tidak merasa bebas. Sulit bagi saya untuk memenuhi harapannya,” kata Klose yang telah menyumbangkan 71 gol untuk Die Nationalmannschaft—sebutan resmi timnas Jerman.
Kepada surat kabar Jerman, Die Zeit, Klose menambahkan: “Kala itu dia meminta saya untuk berlari ke arah yang tidak bisa saya lihat. Saya memberikan segenap yang saya bisa, namun kadang kala itu tidak cukup.”
Sejak hijrah dari Bayern ke klub Italia, Lazio, Klose telah mencetak 41 gol dalam 101 pertandingan. Dia juga memecahkan rekor gol Gerd Mueller saat membela timnas Jerman pada Piala Dunia 2014 di Brasil.
Sejak mengarsiteki Manchester United, Van Gaal menerima kritik pedas lantaran tidak mampu mengantarkan satu kemenangan pun.
Wayne Rooney dan kawan-kawan harus menelan pil pahit kala ditumbangkan Swansea City dalam laga perdana Liga Primer dan ditahan imbang Sunderland.
Yang terkini, United terlempar dari persaingan Piala Liga ketika mereka Klik dipermalukan 0-4 oleh klub divisi dua Mlilton Keynes Dons.