Athour Daily

Athour Daily

Kamera terbaik anda adalah kamera yang paling anda kuasai bukan kamera yang paling mahal yang anda beli

Athour Daily

Athour Daily

Kesabaran dan ketekunan adalah kuncinya, dapatkan foto terbaik pada saat yang terbaik

Athour Daily

Athour Daily

Modal terbesar yang dimiliki seorang Fotografer adalah mata, hati dan pikirannya

Athour Daily

Athour Daily

untuk menjadi seorang fotografer hebat tidak cukup dengan membuat foto yang bagus tapi harus membuat foto yang monumental

Athour Daily

Athour Daily

Berhenti memotret adalah virus bagi fotografer, jangan biarkan dia terlalu lama dalam diri anda, karena ia akan menyebar dan menghabisi jiwa fotografi anda

Minggu, 05 April 2015

FBI: 94% Serangan Teroris Pelakunya Bukan Orang Islam

fbi

 

“Tidak semua orang Islam adalah teroris, namun (hampir) semua orang Islam adalah teroris”. Kalimat ini muncul akibat fenomena Islamophobia yang sering digelontorkan media-media sekuler.

Namun, pernyataan ini setidaknya terbantahkan oleh laporan yang didapat dari kantor FBI. Seperti dilansir dari Loonwatch.com, laporan tersebut menunjukkan sejak tahun 1980-2005, hanya 6% saja serangan teroris yang dilakukan oleh ekstrimis Islam. Sedang 94% sisanya dilakukan oleh kelompok lain. 42% dari wilayah Latin, 24% dari kelompok ekstrim kiri, 7% dari ekstrimis Yahudi, 5% dari kelompok Komunis, dan 16% dari kelompok-kelompok lain, lansir Kiblat.net
Data lain yang menguatkan hal ini adalah laporan tahunan Europol yang berjudul “Situasi Terorisme Uni Eropa beserta laporannya”. Di website resmi mereka, laporan dari 2006, 2007 dan 2008 digambarkan dalam grafik berikut ini:
Tahun 2006:
20063b
Tahun 2007:
2007b
Tahun 2008:
20081b
Rekapnya termuat dalam grafik di bawah ini:
Persentase seerangan teroris di Uni Eropa rentang tahun 2006-2008.
Hasilnya mengejutkan, sekaligus membuktikan bahwa tidak semua “teroris” adalah kalangan Muslim. Bahkan, 99,6% serangan teroris di Eropa dilakukan oleh kelompok-kelompok non-Muslim. Dan 84,8 dari seluruh serangan tersebut berasal dari serangan separatis yang tidak sedikitpun terkait dengan Islam. Kelompok ekstrim kiri melakukan 16 kali serangan lebih banyak dari kelompok Islam. Jadi, hanya 0,4% serangan teroris dari 2006-2008 yang dilakukan oleh ekstrimis Muslim.
Dari keterangan di atas dapat diketahui bahwa serangan yang dilakukan oleh ekstrimis Islam sangatlah sedikit dibanding serangan oleh kelompok-kelompok lain.
Persepsi yang sedang berkembang sekarang ini sungguh jauh dari kenyataan. Anggapan bahwa Islam menjadi ancaman utama bagi dunia Barat sungguh keliru. Perlu disadari bahwa ada kelompok-kelompok lain yang terlibat dalam aksi terorisme dalam skala yang lebih besar dan ekskalasinya lebih banyak. Keberadaan Islam yang dianggap sebagai biangnya teroris ini hanya berdasar pada Islamophobia yang beranggapan bahwa semua teroris adalah orang Islam.