Athour Daily - Anak angkat Cristiano Ronaldo, Martunis,
kini menjadi sorotan dunia usai mampu bergabung dengan akademi Sporting
Lisbon. Namun tahukah Anda, awal mula pertemuannya dengan Ronaldo
bukanlah sebuah kesengajaan.
Martunis sendiri
tidak menyangka ia bisa menjalin kedekatan dengan pemain terbaik dunia,
Cristiano Ronaldo. Padahal saat itu ia sedang terkena bencana dahsyat,
tsunami Aceh 2004.
Sebenarnya apa yang membuat Ronaldo jatuh hati
pada bocah tersebut? Bukan kemampuan sepak bola atau wajah yang
rupawan, melainkan sebuah jersey Portugal yang melekat pada tubuh anak
itu.
Martunis saat itu memang terombang-ambing di atas batang pepohonan yang
hanyut. Namun ia mengenakan jersey Portugal bernomor punggung 10, Rui
Costa.
Uniknya jersey yang dikenakan Martunis bukanlah sebuah
jersey original pabrikan aparel ternama, Nike, melainkan hanya sebuah
jersey sepak bola anak-anak yang bisa kita dapatkan di sebuah pasar yang
banyak di Indonesia.
Terlihat saat itu Martunis mengenakan jersey Portugal yang digunakan Rui
Costa dan kawan-kawan pada Euro 2004. Namanya langsung mencuat saat
wajahnya menghiasi layar kaca dan media internasional yang saat itu
meliput bencana di Aceh.
Berbekal jersey tersebut, Martunis
akhirnya ditemui Cristiano Ronaldo yang saat itu merumput bersama
Manchester United. Bahkan ia diundang khusus untuk datang ke Portugal.
Martunis
juga diundang sebagai tamu kehormatan pada laga Portugal kontra
Slovakia di Stadion Da Luz, Lisbon di kualifikasi Piala Dunia 2006. Saat
itu Martunis bahkan berkesempatan dengan para pemain Timnas Portugal
seperti Deco, Rui Costa, Luis Figo, dan Ronaldo di ruang ganti.
Tidak berhenti di situ, pada 2013, Cristiano Ronaldo kembali menemui Martinus
di Aceh. Ia pun diangkat Ronaldo sebagai anak. Saat itu dirinya sering
berkomunikasi dengan Cristiano Ronaldo melalui telepon selular dengan
bantuan penerjemah bahasa.






